7 Januari 2010

Saya Cuma Blogger Pemula

Novianto Syahmud Saya cuma blogger pemula yang baru mengenal istilah blogging. Sejak pertama mengenal memang saya sudah jatuh cinta dengan blogging, tapi seperti yang dirasakan oleh seorang pemula. Bingung, merupakan sebuah kendala yang sering terjadi, mencoba berlahan merangkak mencapai tujuan yang secara umum diinginkan oleh tiap blogger. Tapi ya saya sendiri jadi bingung, apa tujuan menjadi seorang blogger? Mungkin ini menjadi hal yang relatif, karena tiap orang bisa saja berbeda.

Saya cuma blogger pemula, terasa sulit dengan koneksi internet yang seakan jadi beban berat banget :(. Koneksi internet itu seperti jantung bagi para blogger, bayangkan bagaimana bingungnya para blogger tanpa koneksi internet (mungkin udah kayak kebakaran jenggot ya^^).

Huft, tapi koneksi internet bukan pokok masalah bagi saya, karena sangat susah dapat koneksi internet. Upz...salah!!! Ternyata jadi masalah, huft. Semoga saja saat ikutan kontes SEO

Label: ,

29 Desember 2009

Update blog yang terbengkalai

Berat juga rasanya beberapa hari terakhir menghadapi masalah yang berat ditengah-tengah keluarga dan kekasih. Huft...begitu banyak masalah yang harus diselesaikan dengan kepala dingin tapi sayang malah terasa panas dan runyam saja masalahnya. Hingga tak ada waktu sekedar belajar bisnis internet ini lagi, bila dipaksakan memikirkan bisnis pun tak akan bisa berjalan dengan baik melaksanakan rencana. Ngk ada masalah aja susah buat updatenya apa lagi ada masalah gini :).

Tiap masalah memang harus diselesaikan dengan segera, agar tidak menjadi beban pikiran yang akan menyulitkan diri sendiri. Meski kemarin sempat terjadi cek-cok yang menyakitkan hati saat mengetahui sebuah kejujuran dari si doi, tapi saya salut dia berani jujur. Buat temen-temen, jangan pernah terlalu egois dengan sebuah kejujuran yang terkadang membuat kita sakit dan terluka. Karna itu lebih baik dari pada kebohongan yang tampaknya menyenangkan. Seharusnya kita perlu memberi penghargaan untuk orang-orang yang telah berkata jujur atau berani jujur :D. Sempet kecewa juga, tapi kalo saya ada diposisinya dia mungkin bakal gitu juga.Ngk apalah sakit yang penting doi seneng :(, tapi ngk mungkir juga kalo sakit hati T.T. Namanya juga harus saling ngerti.

Semua masalah pasti ada jalan keluarnya, itulah prinsip saya asalkan kita mau saling terbuka dan saling berkata jujur, ya ngk. Lagian masalah ngk akan selesai bila kita terlalu tertutup dan mementingkan ego sendiri. Dari hasil mengamati orang-orang yang curhat ke saya (konsultan mode on), ada sebuah kesimpulan yang saya buat bahwa jangan pernah mengambil keputusan penting disaat marah/emosi sedang menguasai diri kita, karena tidak akan ada gunanya dan hanya berakhir dengan penyesalan. Ini hanya pendapat pribadi saya, bagi yang tidak setuju ya monggo-monggo wae :).

Tidak ada yang mudah untuk sesuatu hal yang indah, karena keindahan itu ditempa oleh sebuah kesulitan dan masalah yang terkadang berada diluar batas kemampuan serta melibatkan emosi yang terlalu kompleks.

Semoga menjadi manfaat bagi temen-temen dan kalo ada yang ngk setuju silahkan suarakan dirimu di kotak komentar :).

Label: , ,

25 Desember 2009

Si tua yang perkasa

Sungguh kagum saya saat menyaksikan berita di TransTV, entah apa acara beritanya karena saya tidak terlalu memperhatikan :). Berita yang dibawakan sebenarnya tak begitu menarik bagi sebagian orang, mungkin lebih baik bagi mereka menyaksikan berita gosip tentang artis pujaan mereka.

Beritanya hanyalah dari seorang buruh angkat batu bata, melihat hal yang memang seharusnya kita menyisihkan waktu untuk melihatnya dari pada menghabiskan waktu menyaksikan gosip-gosip para artis. Bayangkan seorang wanita tua berumur 60-an harus bekerja mengangkat batu bata yang semestinya dia menikmati hari tuanya dengan tenang. Tanpa keluhan terdengar dari mulut mereka menjalani pekerjaannya yang menurut saya ngk cocok untuk para wanita tua ini. Tapi harus bagaimana lagi, itulah yang harus dilakukan untuk kebutuhan tiap hari yang upahnya tak seberapa. Dan bandingkan dengan orang yang mengikuti kuis ditelevisi yang memdapatkan uang 2 juta dengan menjawab hal yang sepele. Apakah sebanding?

Berbicara mengenai manusia tak akan pernah ada habisnya.

24 Desember 2009

Tiga bulan pertama yang berat

Seperti saat kemarin saya yang mencoba menginjakkan kaki dan membiasakan diri di bisnis online, yang katanya mempunyai ladang bisnis yang masih begitu luas :). Untuk mengawali sesuatu yang belum pernah kita lakukan sebelumnya tentunya merupakan hal berat.

Waktu masih duduk dibangku SMA tahun lalu saya pernah membaca sebuah buku yang berjudul "The Big Game", yang sekarang ini sudah hilang padahal sudah diobrak abrik seisi kamar. Buku yang menjelaskan cara untuk memenangkan permainan besar yang sedang berlangsung saat ini, yaitu Kehidupan. Saya tidak akan membahas mengenai apa isi buku ini, karena hanya akan melenceng dari judul diatas dan takut juga dimarahin pak Dalang.

Yang akan kita bahas hanyalah mengenai bab "Tiga bulan pertama yang berat".

Pernah Anda mencoba untuk melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya? Atau pernahkah Anda mencoba merubah kebiasaan Anda dan menerapkan kebiasaan baru pada diri Anda?. Semua yang kita lakukan itu pada awalnya memang akan terasa sulit dilakukan atau pun berat untuk dirubah. Kenapa? Karena tubuh atau pikiran kita masih belum terbiasa dengan hal baru yang ada. Mereka membutuhkan waktu untuk mengadaptasi kebiasaan atau hal baru yang kita lakukan.

Saya contohkan tentang pengalama pribadi saya - Dulu hampir setiap hari saya dan pacar saya bertemu, setidaknya tiap minggu kami selalu bertemu hanya sekedar melepas kangen. Setelah lulus SMA saya merasa susah mencari pekerjaan dikota Tulungagung. Mengingat orangtua saya mengetahui keadaan saya, mereka memanggil saya untuk ke Samarinda, Kalimantan. Disini saya mendapatkan pekerjaan, namun ada kebiasaan sehari-hari yang berubah. Yang dulunya hampir tiap hari bisa bertemu atau tiap minggu bisa bertemu sampai 3/4 kali, sekarang jadi tak pernah merasakannya. Sangat berbeda rasanya dan sangat berat. Tapi inilah yang harus dilakukan untuk pilihan yang sudah kita buat.

Tapi sekarang kami jadi terbiasa dengan keadaan "long distance" ini :), meski awal-awalnya harus sering bertengkar.

Mungkin menurut Anda ini tak ada hubungannya, tapi saya hanya ingin Anda mengetahui konsepnya dari cerita itu dan saat pertama Anda menginjak bisnis online. Tentu Anda juga pernah mendengar pepatah ini "Kita bisa karena kita terbiasa", sederhana dan mudah dimengerti, bukan.

Baiklah, sekarang bagaimana keputusan Anda? Bertahan atau mundur?

Label: ,